Alay Adalah Fase, Bukan Zaman
Hiyaaaaat… Dari sekian banyak draft yang sudah dibuat, nampaknya tulisan ini yang akan terlebih dahulu ditampilkan, meskipun dibuat paling terakhir. Hal ini disebabkan karena mengamati status fesbuk sendiri dari tahun ke tahun berkat bantuan pemberitahuan fesbuk. Karena saat ini saya tdak berada di kehidupan bermasyarakat, lah. Iya, maksudnya saya hidup di ruang yang terbatas, terbatas ukurannya, eh. Maksudnya saya hidup kost yang nomaden selama kurang lebih delapan tahun terakhir, jadi saya hanya berinteraksi dengan teman sebaya, atau paling mentok dengan pemilik kost. Sangat jarang punya interaksi dengan para remaja kalangan SMP hingga awal SMA. Ada sih interaksi, paling setengah tahun sekali dengan sepupu, tapi Cuma berapa hari saja dan nggak intense. Hingga akhir tahun kemarin saya kembali merasakan berinteraksi dan punya cara dengan remaja (SMP), setelah sekian lama meninggalkan aktivitas itu. Rasanya bahagia punya “kanvas” yang siap menerima energi positif saya pad...